Minggu, 09 Desember 2007

ASP

Giliran pertama untuk kita bahas adalah ASP (Microsoft Active Server Page). Sebelum melangkah lebih jauh, perlu ditegaskan bahwa ASP sebenarnya bukan merupakan sebuah bahasa pemrograman. ASP sebenarnya adalah sebuah bingkai kerja (framework) yang memungkinkan developer web mengkombinasikan sejumlah scripting language (VBScript dan JavaScript merupakan pilihan yang paling populer) dengan komponen software yang dapat diekspansi. Komponen-komponen ini diperlakukan sebagai objek oleh scripting language saat ia digunakan sebagai sebuah bagian dari bingkai kerja ASP. Pada pokoknya, kekuatan ASP terletak pada kemampuannya untuk memadukan bahasa script yang relatif sederhana seperti VBScript dan JavaScript dengan komponen software yang 'poweful' yang biasanya hanya digunakan oleh para developer C/C++.

Tapi okelah, itu kan kata tim pemasaran Microsoft. Sekarang ayo kita lihat faktanya: dalam prakteknya, ASP jelas berlaku layaknya sebuah bahasa pemrograman. Programmer punya pilihan, apakah akan menulis program menggunakan VBScript ASP atau JavaScript ASP. Walaupun demikian, kebanyakan contoh program yang tersedia ditulis dalam VBScript, maka jadilah ASP diartikan sebagai suatu bahasa pemrograman untuk mendevelop sebuah situs web yang dinamis dengan memanfaatkan VBScript.

Dalam pemanfaatannya, ASP dikenal mudah untuk dipelajari, cukup powerful, dan memiliki performa yang lumayan baik. ASP memiliki hubungan yang erat dengan OS Windows (kebanyakan komponen software milik ASP dibuat spesifik untuk dijalankan pada Windows) dengan Microsoft Internet Information Server (IIS) sebagai webservernya. Dengan alasan demikian, adalah tidak praktis, atau tepatnya tidak mungkin, untuk menjalankan ASP pada server selain yang berbasis Windows. Dari segi biaya, jelas ASP lebih banyak menguras cost karena developer harus investasi untuk membeli paket Windows atau mencari webhosting yang mengoperasikan server berbasis Windows (yang biasanya mengenakan tarip lebih mahal). Ada juga sih versi ASP yang jalan di server Apache under Linux, tapi tetap bukan alternatif yang baik untuk menjalankan ASP dibawah OS selain Windows.

Satu hal yang juga perlu menjadi perhatian para developer ASP adalah terbatasnya komponen yang dibundel dalam paket software ASP. Apabila yang diperlukan hanyalah konektivistas dengan basis data (database), sebuah mesin pencari (search engine), penanganan email, dasar penelusuran (tracking) untuk proses dan sesi, maka ASP sudah merupakan pilihan yang cocok. Fungsi-fungsi yang lebih jarang digunakan, biasanya akan membutuhkan instalasi komponen software pada server. Banyak perusahaan diluaran yang menjual komponen-komponen ASP untuk fungsi-fungsi semacam meng-generate file PDF, berinteraksi dengan server FTP, penanganan upload file, dan sebagainya. Sayangnya, seperti halnya ASP sendiri, komponen-komponen tersebut kebanyakan bersifat komersial (baca: harus dibeli).

Pertimbangan utama untuk memilih ASP adalah dukungan teknologi yang baik dari komunitas developer Microsoft dibelakangnya. MSDN (Microsoft Development Network) menyediakan berbagai artikel teknis dan materi referensi untuk developer ASP. Microsoft sendiri menyediakan dukungan teknis yang cukup memadai bagi para developer ASP apabila mereka mengalami kesulitan. Tapi tentu saja, harus dicatat bahwa itu semua tidak gratis!

Tidak ada komentar: